Rabu, 20 Maret 2019

Pengalaman Air Terjun Dlundung Trawas

Wisata Dlundung Mojokerto | Travel Dlundung Trawas | Di sela-sela kesibukan, tentu kita membutuhkan sekedar jalan-jalan untuk melepaskan penat. Nah, ada salah satu wisata yang Madya rekomendasikan yaitu Air Terjun Dlundung.

Saat mendengar pertama kali nama Dlundung, yang muncul di pikiran adalah Gelondong. Gelondong dalam bahasa indonesia adalah potongan kayu besar. Kalau dalam bahasa jawa berarti jatuh seperti kayu gelondongan.

[Baca juga : Cara Minta Kode Aktivasi Mandiri Syariah Mobile]

Nah, itulah yang Madya pikirkan saat jalan-jalan dengan komunitas ibu-ibu dan bapak-bapak. Sampai di lokasi ternyata bukan Gelondong melainkan Dlundung. Entah apa arti dari nama yang tersirat. Yang jelas, Madya cukup puas dengan wisata ke Air Terjun Dlundung.

Rute dan Lokasi

Air Terjun Dlundung ini terletak di Trawas, Mojokerto. Dengan Google Maps, Anda akan diarahkan dengan mudah ke lokasi. Jarak dari Surabaya ke Dlundung sekitar 1,5 hingga 2 jam dengan kondisi jalan normal.

Saat perjalanan, di Mojosari Mojokerto, hati-hati tersesat antara 2 jalan yaitu ke Trawas atau ke Pacet. Tapi yang sudah pakai map atau yang pernah ke Trawas, Madya yakin tidak akan bingung. Meskipun bingung, toh bisa balik lagi karena jalanan yang mudah ditelusuri.

Saat sudah sampai di daerah Trawas, lokasi ke Dlundung cukup samar karena harus masuk ke sebuah gang. Kalau kurang teliti atau tidak pelan-pelan, Anda akan mengira kalau itu bukan tempat wisata. Maka hati-hati saat mau memasuki gang nya.

Setelah memasuki gang, mungkin sekitar 1 kilometer, barulah kelihatan jalan yang cukup lebar dan pintu masuk Air Terjun Dlundung. Karena datang hari Ahad, pastilah banyak wisatawan yang datang dan ingin menikmati pesona Dlundung.

[Baca juga : Lirik Lagu Cover Sabyan  - La Tabki Ya Saghiri]

Oh iya, usahakan parkir di tempat parkir yang paling ujung karena lokasi air terjunnya sangat dekat sekali. Mungkin tidak sampai 100 meter sudah bisa melihat pemandangan menyejukkan dan membuat pikiran segar kembali.

Tiket dan Review

Untuk harga tiket nya sekitar 10 ribu rupiah per orang. Cukup murah, bukan?! Dan kalau tidak lupa, waktu itu Madya bersama rombongan memakai mobil, untuk sopir tidak dihitung. Berarti kalau total penumpang 5 ya dihitung 5. Supir tidak dihitung. Kalau tidak salah seperti itu.

Sudah murah dapat diskon pula. Rasanya senang sekali jalan-jalan kali ini. Madya pun cukup menikmati tempat wisata air terjun dlundung. Dilihat dari airnya juga sangat jernih sehingga mengundang kita untuk terjun di dalamnya.

Aliran air terjunnya juga cukup deras meskipun lokasi di bawah air terjunnya tergolong kecil namun karena kejernihan air nya lah yang cukup membuat banyak orang suka dan ingin berbasah-basahan. Selain itu, di sana juga banyak tempat santai sehingga Anda dan keluarga bisa bersantai ria.

air terjun dlundung
Foto Air Terjun Dlundung
dlundung waterfall
Madya dan Dlundung
Fasilitas lain ada musholla dan toilet nya. Untuk toilet sebenarnya cukup banyak kalau Anda jeli. Mengapa? Karena toilet yang kelihatan mata dan dekat ada cuma satu. Dan Madya lihat banyak yang antri di sana.

[Baca juga : Huawei Honor 8X Tidak Ada NFC]

Padahal masih ada toilet-toilet lainnya yang letaknya tidak jauh. Jadi jangan sungkan bertanya pada petugas atau seseorang di sana. Selain itu ada fasilitas kemah juga. Namun Madya tidak sempat ke sana dan mencobanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar